Foto: Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Jayawi Jaya kota study Jayapura (IMPJ) Alber Kalolik, 

Wamena_Akuratpapua.com--Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Jayawi Jaya kota study Jayapura (HMPJ) Alber Kalolik, menilai Pemerintah Jayawijaya tidak mampu mensejahterakan rakyatnya sendiri malah bikin susah Rakyatnya sendiri.

"Selama ini saya cek di kantor perwakilan dan banyak mahasiswa dan masyarakat yang mengeluh soal rapit tes akibat beberapa kali mereka beli tiket namun karena terlambat akhirnya  rapit tes tiket tersebut hangus, hal ini tanggung jawab Pemerintah dalam hal ini, dinas terkait dan  tim gugus tugas Covid-19. Lagi-lagi ini kan.? Bulan Natal Hari besar bagi umat kristiani untuk itu harga tiket juga harus dipertimbangkan jangan kemudian merugikan masyarakat" ungkap Alber  kepada AkuratPapua.com, Wamena (23/12/2020) 

Dari hasil presentasi bila dilihat berapa persen orang papua yang kena Covid-19 dan berapa banyak yang Dalam pengurusan surat ijin masuk dan pengurusan surat Covid sangat disayangkan bagi masyarakat tidak mengunakan Hp Android Karena mereka tidak mampu/kewalahan untuk mengurus persyaratan tersebut.

Kemudian sesuai kondisi dan fakta dilapangan masyarakat susah untuk mendapatkan Tiket Pesawat di Traveloka dan yang ada tiket diluar Traveloka itupun harga tiketnya dua kali lipat dari harga di Traveloka.

Sehingga kami meminta
1. surat ijin masuk kewamena harus dilanjutkan dan surat ijin masuk jangan di wamena tapi kasih kepercayaan ke kantor perwakilan biar proses cepat

2. Staf kantor perwakilan sangat kurang dan harus ada penambahan sekaligus Tempat tes rapit harus bikin 2 tempat dijayapura 

Dari beberapa point diatas Pemerintah bisa mempertimbangkan karena sangat disayangkan Bagimana Masyarakat yg mau berangkat utk Natalan bersama Keluarga di Kampung Halamannya", Tutur Kalolik.

Pewarta: Yas Wenda
Editor: Akuratpapua.com