Ilustrasi sosok seorang Dedanus Muyapa selaku kepala dinas Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Paniai yang meninggal dunia di rumah sakit dian harapan Jayapura-Papua pada tanggal 6 Agustus 2021.

NABIRE_AKURATPAPUA.COM -- Kepala dinas Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Paniai telah meninggal dunia di rumah sakit dian harapan Jayapura-Papua pada tanggal 6 Agustus 2021.

Menurut keterangan salah satu keluarga duka Samuel Nawipa menjelaskan kepda media ini bahwa, Bapak meninggal di Jayapura setelah semalam almarhum, Dedanus Muyapa itu diterbangkan ke Nabire pada tanggal 7 Agustus 2021," kata Samuel, Minggu,(8/7/2021). 

Duka berlangsung di kediaman sendiri Karang Mulia Nabire, samping atas GSI.

"Sebelum melakukan ibadah pelepasan mayat, seluruh keluarga duka berkumpul dan menceritakan jejak perjuangan hidup sih Almarhum Dedanus Muyapa SE semasa hidupnya"

Alpius Muyapa sebagai adik kandung Almarhum DM menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengunjung dan atas bantuan bantuan berupa finansial dan lainnya kepada kami keluarga duka, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Paniai yang mana sudah membantu keluarga duka dalam hal pemulangan jenazah dari Jayapura ke Nabire menggunakan pesawat," katanya.

Muyapa jelaskan, kunjungan pemerintah daerah (PEMDA) Paniai di rumah duka sampai saat ini belum ada, bantuan dalam bentuk apapun selama dua hari ini belum kami terima, tapi kami bersyukur karena Pemda tanggung pemulangan jenazah kepada keluarga di nabire.

Ia lanju, saya disini tidak ingin bicara terkait jabatan beliau sebelum dan akan sesudahnya karena sementara kami fokus duka, tidak bisa bicara barang itu," tegasnya. 

Semoga Tuhan memberkati atas bantuan dari pengunjung maupun keluarga dekat yang sudah membantu kami. Selain itu semoga seluruh rancangan dan program PEMDA Paniai akan selau sukses dan lancar di masa kepemimpinannya,"turur Muyapa. 

Sementara itu Moses Gobai sebagai orang tua pada keluarga duka, almarhum DM adalah ibaratnya, salah satu tiang yang patah dalam birokrasi pemerintah kabupaten paniai  sehingga kehadiran atau kunjungan Pemda sangat penting sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga duka yang ditimbulkan,"Katanya.

Saya orang tua dan saya masyarakat kenapa saya takut. Bapa yang meninggal adalah tidak lain dari keluarganya Bupati dan wakil Bupati Paniai, jadi saya kecewa dalam hal ini selama 3 hari kami duka Pemda tidak mengurangi," tegas dia. 

Selain itu jenazah almarhum Dedanus Muyapa yang mana sebetulnya mejabat sebagai badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Paniai itu masih dirumah duka, pelepasannya belum dilakukan, besok,". kata samuel.

(Credit)