Foto: saat panglima tinggi TPN -PB OPM Wilayah Kekuasaan Meepago itu dikukuhkan sebagai panglima tertinggi," Jumat, Agustus 2021.


PANIAI_AKURATPAPUA.COM --- PANGLIMA TINGGI TPN - PB OPM WILAYAH KEKUASAAN MEEPAGO PANIAI, DEIYAI, DOGIYAI, INTAN JAYA DAN NABIRE, BRING. JEND. INF. DAMIANUS MAGAI YOGI ALIAS RIMBA RIBU.

RESMI TERPILIH SEBAGAI PANGLIMA TERTINGGI TPN - PB OPM WEST PAPUA DARI SORONG SAMPAI MERAUKE, PADA KONFERENSI TINGKAT TINGGI (KTT) YANG KE 1 DI PANIAI TOTIYO, HARI JUMAT 13 AGUSTUS 2021.


𝘗𝘢𝘯𝘨𝘭𝘪𝘮𝘢 𝘛𝘦𝘳𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘛𝘗𝘕-𝘗𝘉 𝘖𝘗𝘔 𝘞𝘦𝘴𝘵 𝘗𝘢𝘱𝘶𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘰𝘪𝘯 𝘥𝘦𝘬𝘭𝘢𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘳𝘬𝘢𝘴𝘯𝘺𝘢. 

Pemimpin TPN-PB OPM Meepago, Damianus Magay Yogi akhirnya terpilih sebagai Panglima Tertinggi TPN-PB OPM West Papua, pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I di Paniai yang berlangsung selama empat hari, sejak Senin (9/8/2021) sampai Kamis (12/8/2021). Selanjutnya pada Jumat (13/8/2021), ia dikukuhkan sekaligus memimpin upacara militer perdana di markasnya.

KTT tersebut dihadiri seluruh pimpinan dan ratusan prajurit TPN-PB OPM, Dewan Militer TPN-PB dan TNPB Sorong sampai Merauke. Pelaksanaan KTT merupakan instruksi dari Badan Pertahanan United Liberation Movement of West Papua (ULMWP).

Panglima tertinggi TPN-PB OPM West Papua, Damianus Magay Yogi, menegaskan pihaknya bakal meneruskan sisa perjuangan para orang tua bahkan pahlawan yang telah gugur di medan pertempuran.

“Kita melanjutkan dan memperjuangkan sisa perjuangan para orang tua untuk merebut kemerdekaan yang hakiki dan membentuk negara Republik Papua Barat yang permanen,” kata Damianus Magay Yogi kepada Akuratpapua.com usai pengukuhan, Jumat (14/8/2021).

Ia meminta kepada semua pihak agar mendukung kemerdekaan bangsa West Papua, dan prajurit TPN-PB OPM yang masih bergerilya di hutan tetap sehati sejiwa menuju revolusi total.

“Dengan kunci persatuan, militer West Papua akan menjawab visi besar rakyat Papua, dan saya sebagai Panglima Tertinggi TPN-PB OPM West Papua siap bertanggung jawab dan mengeluarkan surat perintah operasi gerilya dan revolusi total,” tegasnya.

Ketua Panitia KTT TPN-PB OPM, Dewan Militer TPN-PB dan TNPB I, Anton Gobai mengatakan pihaknya menggelar konfrensi tersebut guna melahirkan pimpinan militer yang muda, handal, terampil, revolusioner dan berpatriotik untuk memenuhi kebutuhan revolusi serta administrasi.

“Kami mengkonsolidasikan gerakan militer untuk memilih pucuk pimpinan militer Papua Barat, untuk mengindentifikasi permasalahan yang menimpa rakyat, dalam kemajuan politik perlawanan untuk kemerdekaan Papua Barat,” tutur Anton Gobai. 

R.R. Meepago
Editor: (JT)