Natalius Pigai Aktivis Kemanusiaan Asal Papua

JAKARTA_AKURATPAPUA.COM -- Empat Anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Posramil Kisor, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, tewas dengan sekujur tubuh penuh luka sayatan benda tajam sehingga bersimbah darah, Kamis (2/9).

Setelah melihat hal tersebut, Komisioner Komnas HAM yang juga aktivis HAM Terkemuka di Indonesia Natalius Pigai menyampaikan "saya sudah bilang bang,,"Katanya. 

Pernyataan ini disampaikan keterangan tertulis melalui WA yang diterima media ini,"Kamis, (2/9/2021).

Dalam teori pertahana “ketika sebuah Negara melawan sebuah etnis maka nagara akan kalah", Tegas Pigai.

Lihat saja Afganistan, alias i Nato dipimpin Amerika dan negara adidaya saja tidak ada apa apanya pada Taliban, Pakistan dan Bangladesh hancurkan India, Rusia 15 negara dengan etnis yang  berbeda, Yugoslavia pecah dgn etnis sendiri," Jelas Aktivis HAM itu.

Keterangan tertulis melalui WA yang diterima media ini,"Kamis, (2/9/2021).


Lanjut paigai,  Maybrat ini relatif aman selama 40 tahun tapi perlawanan sudah mulai merata di seluruh papua itu karena militansi lahir dari tekanan," Pungkasnya. 

Jakarta harus buka dialog cari jalan keluar kalau tidak maka perlawanan rakyat papua makin membara karena saat ini hampir tiap keluarga sdh mengalami trauma dan memori derita. Makin lama mereka akan makin beringas terhadap Jakarta. Sekali lagi harus dialog untuk masa depan Papua," Tuturnya. 


Penulis: Natalius Pigai, (Aktivis Kemanusiaan)
Editor: (Jhon Timepa)